- LIDAH BUAYA
- Cucilah daun lidah buaya yang kamu punya sampai bersih. Setelah itu, hilangkanlah duri yang ada di kedua sisi daun tersebut dengan cara memotongnya. Jangan khawatir apa bila bagian dalam daun berlendir karena itu adalah hal yang normal.
- Langkah yang selanjutnya adalah mengupas bagian luar daun. Kupaslah semua kulit daun lidah buaya yang berwarna hijau lalu pisahkan getah kuning daun lidah buaya menggunakan pisau yang sama.
- Ambilah gel lidah buaya yang berwarna bening yang terdapat di bagian dalam daun dengan menggunakan sendok kecil lalu taruhlah gel tersebut di dalam wadah mangkuk yang berukuran kecil.
- Untuk cara membuat jus lidah buaya, kamu butuh setidaknya dua sendok makan gel lidah buaya. Ambillah gel lidah buaya tersebut dan masukkan ke dalam blender. Masukkan air dan blenderlah dengan menggunakan kecepatan rendah selama tiga hingga lima menit.
- Kalau kamu suka, kamu bisa menambahkan air perasan lemon ataupun jeruk nipis segar ke dalam jus milikmu. Ini akan membuat jusmu terasa semakin enak, lezat, dan menyegarkan.
berikut video pembuatan minuman lidah buaya :
2. DAUN KELOR
daun kelor tidak hanya untuk membuat rebusan air daun kelor saja,tetapi banyak sekali yang dapat kita olah dengan daun kelor seperti berikut :
- Rebusan Daun Kelor
- Sayur bening daun kelor
- Teh daun kelor
- Bubuk daun kelor
Sumber : pengolahan daun kelor
- Wedang jahe
- Kupas dan memarkan jahe.
- Rebus jahe dan daun pandan dengan air hingga harum. Volume air akan berkurang, saya masak dari 500ml menjadi 300 ml dengan waktu 20 menit api kecil sedang.
- Angkat, saring, lalu tuang ke gelas.
- Tambahkan gula pasir ke dalam gelas, aduk hingga larut. Sajikan hangat.
- Manisan Jahe
- Siapkan alat yang akan digunakan seperti wajan, talenan, pisau, kompor dan tentu saja bahan yang akan dibuat manisan basah, yaitu jahe, gula pasir dan air bersih
- Kemudian iris jahe yang akan digunakan, bisa setipis mungkin sesuai dengan selera permintaan konsumen. Dianjurkan sebaiknya menggunakan jahe gajah untuk menghasilkan jahe yang bersih, ukuran besar dan jumlahnya banyak
- Kemudian masukkan irisan jahe tersebut kedalam wajan dan ditambah air secukupnya,
- kemudian ditambahkan dengan gula pasir sebanyak yang diinginkan. Selanjutnya dipanaskan bahan tersebut sambil diaduk-aduk sesekali agar tidak hangus.
- Setelah matang, jahe melunak dan air gula menyusut.
- Setelah jahe dingin, dilakukan pengemasan manisan jahe dalam wadah toples kaca atau dipacking dalam plastik dan diberi label sehingga menarik konsumen yang menyukai manisan jahe tersebut
- Kemudian manisan jahe siap dipasarkan dengan harga yang dapat bersaing dengan makanan lainnya.
- Teh bawang putih
- minyak bawang putih
- Dalam masakan sehari - hari
- Bubur/Nasi Liwet/Nasi Uduk: Daun salam sering digunakan sebagai bumbu tunggal dalam hidangan nasi untuk memberikan aroma yang harum.
- Sayur Lodeh, Oseng, Tahu, Tempe: Digunakan bersama bumbu lain untuk memperkaya rasa.
- Pepes: Ditambahkan ke dalam bungkusan pepes untuk menambah aroma sedap.
- Masakan Daging/Ikan: Daun salam membantu menghilangkan bau amis pada rendaman daging atau ikan, serta dalam masakan berkuah seperti sup atau soto.
- 5-10 lembar daun salam segar atau kering yang sudah dicuci bersih.
- 1 liter air (atau sekitar 2-3 gelas air).
- pembuatan :
- Rebus daun salam dalam air hingga mendidih.
- Kecilkan api dan biarkan mendidih perlahan sampai air menyusut menjadi sekitar setengahnya (sekitar 500 ml atau satu gelas, tergantung jumlah air awal).
- Saring air rebusan dan biarkan dingin.
- Minum air rebusan ini 1-2 kali sehari
- pengolahan dan penyimpanan daun salam
- Cuci dan Keringkan: Cuci daun salam segar, tiriskan, dan pastikan benar-benar kering sebelum disimpan.
- Penyimpanan di Kulkas: Masukkan daun salam yang sudah kering ke dalam kantong plastik tertutup (ziplock) atau wadah kedap udara. Simpan di dalam kulkas untuk menjaga kesegarannya selama beberapa hari hingga satu minggu.
- Pengeringan Udara: Tata daun salam segar dalam satu lapisan di atas loyang dan tutupi dengan tisu dapur. Letakkan di tempat yang gelap, kering, dan berventilasi baik, terhindar dari sinar matahari langsung. Daun akan mengering dalam waktu sekitar dua minggu. Balik daun sesekali agar kering merata.
- Penyimpanan Jangka Panjang: Setelah kering sempurna, simpan daun salam kering dalam wadah kedap udara di tempat yang sejuk, gelap, dan kering (suhu ruangan). Hindari kelembapan untuk mencegah jamur dan menjaga aromanya tetap kuat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar